Libre Office Confrence 2018 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Libre Office Confrence 2018 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Dear

Kali ini saya sedikit bercerita mengenai perjalanan saat berkunjung di salah satu acara opensource berskala international, yaa.. international karena beberapa pembicara yang diundang adalah dari luar indonesia, tentunya mereka adalah penggiat opensource di negara mereka masing-masing. Kali ini yang jadi produk opensource utama adalah software/aplikasi perkantoran bernama Libre Office, bagi para penggiat opensource aplikasi ini tidaklah asing lagi, karena setiap pengguna aplikasi berbasis opensource selalu memanfaatkan Libre Office untuk membuat data-data dari pengolahan kata, angka, presentasi bahkan drawing. Ibarat Microsoft Office adalah aplikasi proprietary sedangkan versi opensource adalah Libre Office, pada pagelaran ini hampir semua pemateri confrence bahan utama materi yang disampaikan dari aplikasi yang satu ini. Karena memang apapun teknologinya bisa di kombinasikan dengan aplikasi yang satu ini. Karena aplikasi perkantoran merupakan aplikasi yang bisa dikatakan menjadi kebutuhan pokok baik siswa, mahasiswa sampai pekerja profesional.

Selanjutnya saya akan bercerita kenapa saya bisa sampai di acara tersebut, yang tadinya tidak mungkin untuk bisa ikutan namun di beberapa jam kemudian bisa sampai di surabaya. Diawal kemunculan informasi confrence ini saya ingin sekali hadir, Namun setelah melihat jadwal ternyata berbarengan dengan jadwal sebagai penguji Ujian Praktik di salah satu sekolah yang saya naungi saat ini. Saya berfikir sepertinya mustahil untuk bisa datang, padahal sudah beberapa tahun sebelumnya selalu tidak bisa hadir dikarenakan kesibukan kuliah. Dibawah ini adalah banner untuk pendaftaran sebagai peserta Libre Office Confrence 2018.

Kenapa yang tadinya tidak bisa hadir mendadak berubah dan sampai ke surabaya, tepatnya 2 Hari sebelum confrence dimulai ada sebuah kabar bahwa jadwal untuk ujian praktik diundur 3 hari berikutnya, saya waktu itu langsung kepikiran dan menjadi kesempatan untuk bisa hadir di acara Libre Office confrence 2018. Namun setelah saya buka link pendaftaran Libre Office Confrence 2018 ternyata sudah ditutup, dari situ feeling saya sudah gak mungkin bisa kesana. Kemudian disalah satu kesempatan saya ngobrol-ngobrol dengan salah satu pembicara dan juga penulis buku Libre Office, dari situ kemudian beliaunya cuman bilang… Gampang, ikut saya ajaa disana jaga stand kan bisa ikutan juga,.. Nah dari situ mulai ada kesempatan untuk bisa mengikuti acara Libre Office Confrence 2018. Berbekal uang kas Komunitas yang memang lama belum terpakai, akhirnya mulailah pesan Travel untuk hari jumat malam yang waktu itu dapat pemberangkatan pukul 21.00 WIB. Jumat sore siap-siap langsung ke kost Teman saya sebelum maghrib, karena melihat masih banyak waktu akhirnya punya inisiatif sehabis sholat maghrib untuk pergi ke kampus sebentar yang memang tidak jauh dari kost teman saya. asyik ngobrol-ngobrol masalah riset untuk thesis sampai akhirnya mendapat sms penjemputan dari travel, padahal masih pukul 19.00. mikirnya ini jam saya yang memang terlambat apa supir travelnya yang terlalu cepet jemputnya. bergegas balik ke kost temen dan ternyata ada insiden miss antara admin dan sopir travelnya, oke lah lebih cepat lebih baik. Perjalanan pun dilalui dan sampailah ke kota pahlawan Surabaya pukul 03.30 WIB berhenti di masjid area ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopenber Surabaya) untuk beribadah sambil menunggu jemputan berikutnya dari komunitas KLAS (Komunitas Linux Arek Suroboyo).  setelah dijemput akhirnya sampai juga di PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya).

Setelah masuk ternyata untuk acaranya sendiri ada di lantai 6 dan waktu hanya nitip tas kemudian mencari bahan untuk asupan  nutrisi alias nasi dan minum, kebetulan diluar dari gedung tersebut sedang ada bazar makanan. namun tetap yang dicari adalah nasi bungkus dan minuman mineral. setelah mulai ramai peserta stand berdatangan, kita juga menyiapkan stand untuk Libre Office. beberapa stand seperti dibawah ini.

Ternyata memang banyak stand diacara tersebut, tentu saja tema nya adalah opensource, jangan harap ada produk-produk propretary di acara ini

Stand libre Office sendiri memiliki produk utama yaitu Buku Menulis Buku dengan Libre Office yang di bandrol dengan harga Rp. 40.000, murah bukan

Tidak hanya itu di stand libre office juga menyediakan T-Shirt Libre Office yang dibawa langsung oleh Italo Vignoli dari The Document Foundations dengan melakukan donasi sebesar Rp. 120.000.

Di stand Libre Office juga membagi-bagikan sticker secara gratis untuk para pengunjung stand.

Selain Stand Libre Office juga banyak stand lain seperti stand dari BlankOn yang merupakan sistem operasi linux dari indonesia

Stand Endless OS dengan developer nya yang masih muda  

Opensuse OS dengan stand yang paling unik dengan orang-orangnya yang keren

Terima kasih untuk segenap team yang ada di stand libre office.

Diacara tersebut kedatangan pembicara utama dari italo vignoli dari TDF (The Document Foundations) membahas ODF (Open Document Format) menjadi pilihan terbaik setiap individu dalam menyimpan format dokumen yang bebas dari lisensi proprietary atau berbayar

Materi dalam seminar confrence rata-rata sangat bagus, banyak kombinasi teknologi berbasis opensource sehingga apapun teknologi yang dimiliki produk-produk berlisensi proprietary sudah ada penggantinya dalam produk-produk berbasis opensource. tinggal bagaimana kita bisa memilih dan mau menggunakan teknologi tersebut.

Setelah acara selesai, sebenarnya ingin langsung pulang namun teman saya mengajak ikut menemani italo vignoli menikmati kuliner dan tempat wisata di area jawa timur

Dengan menggunakan Bus rombongan mengarungi jalanan kearah tempat wisata yang menjadi ciri hhas jawa timur

Candi tikus menjadi tempat yang memang menjadi wisata sejarah yang memang bagi orang luar sangat dikagumi, karena setiap daerah di indonesia memiliki sejarah yang berbeda-beda di setiap daerahnya

Bahkan bule yang satu ini tidak mau kehilangan moment untuk mengabadikan keunikan sejarah di indonesia

Terakhir adalah di candi bajang ratu beberapa sempat mengabadikan moment foto bersama disana

Setelah selesai berwisata ria dengan para penggiat opensource akhirnya malam pukul 20.00 pulang juga ke kampung halaman dengan membawa beberapa cerita menarik karena di hari berikutnya sudah menanti agenda menjadi penguji ujian praktik  di salah satu sekolah kejuruan, sampai jumpa di kegiatan-kegiatan opensource berikutnya.

Picture by : https://www.flickr.com/groups/[email protected]/

 

 

 

suntoro

Seorang pembelajar yang antusias terhadap ilmu di bidang teknologi informasi seperti Network Security khususnya di bidang fraud detections, suka membuat tutorial teknologi berbasis open source dan suka terhadap dunia pendidikan.

View my other posts