Top
Konfigurasi SIP Server Berbasis Asterisk
fade
606
post-template-default,single,single-post,postid-606,single-format-standard,eltd-core-1.0,flow-ver-1.0,eltd-smooth-scroll,eltd-smooth-page-transitions,ajax,eltd-blog-installed,page-template-blog-standard,eltd-header-standard,eltd-sticky-header-on-scroll-down-up,eltd-default-mobile-header,eltd-sticky-up-mobile-header,eltd-menu-item-first-level-bg-color,eltd-dropdown-default,wpb-js-composer js-comp-ver-4.9.2,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-700
Title

Konfigurasi SIP Server Berbasis Asterisk

voip

Konfigurasi SIP Server Berbasis Asterisk

Loading

SIP (Session Initiation Protocol) Server adalah perangkat atau software yang digunakan untuk mengatur dan mengendalikan panggilan telepon melalui internet (VoIP). SIP Server bertindak sebagai pusat kontrol untuk mengatur panggilan yang masuk dan keluar, serta mengelola informasi kontak dan status panggilan.

SIP Server dapat digunakan untuk mengatur panggilan antara perangkat VoIP yang terhubung ke jaringan lokal atau panggilan antara perangkat VoIP dan jaringan telepon tradisional. SIP Server juga dapat digunakan untuk mengatur fitur-fitur seperti pemanggilan grup, pemanggilan pembelajaran, dan pemanggilan konferensi.

Beberapa aplikasi yang digunakan untuk membuat SIP Server adalah :

  1. Asterisk : open source PBX software yang dapat digunakan untuk membuat SIP Server.
  2. FreeSWITCH : open source PBX software yang dapat digunakan untuk membuat SIP Server.
  3. Kamailio : open source SIP Server yang digunakan untuk panggilan telepon dan panggilan video.
  4. OpenSIPS : open source SIP Server yang digunakan untuk panggilan telepon dan panggilan video.
  5. Cisco Unified Communications Manager : merupakan SIP server yang digunakan pada perusahaan besar dan merupakan produk dari Cisco.
  6. Microsoft Lync Server : Merupakan SIP server yang digunakan pada perusahaan besar dan merupakan produk dari Microsoft.

Sejarah SIP Server

SIP (Session Initiation Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengatur, mengatur, dan mengakhiri sesi komunikasi real-time, seperti panggilan telepon atau konferensi video. SIP Server adalah perangkat lunak atau perangkat keras yang digunakan untuk mengimplementasikan protokol SIP dan mengatur sesi komunikasi.

SIP dikembangkan oleh IETF (Internet Engineering Task Force) pada tahun 1996, dan pertama kali diperkenalkan dalam RFC 2543. Sejak saat itu, protokol ini telah mengalami banyak pengembangan dan perubahan dalam RFC yang berbeda. SIP digunakan dalam berbagai jenis jaringan, termasuk IP telephony, konferensi video, dan layanan komunikasi mobile.

SIP Server digunakan dalam berbagai jenis jaringan telekomunikasi, termasuk jaringan PSTN (Public Switched Telephone Network), jaringan VoIP (Voice over Internet Protocol), dan jaringan mobile. Beberapa perusahaan telekomunikasi menggunakan SIP Server untuk mengatur panggilan telepon dan konferensi video dalam jaringan mereka, sementara perusahaan lain menyediakan layanan SIP Server untuk digunakan oleh pelanggan mereka.

Fungsi SIP Server

Fungsi utama dari Session Initiation Protocol (SIP) adalah untuk mengatur, mengatur, dan mengakhiri sesi komunikasi real-time, seperti panggilan telepon dan konferensi video. Beberapa fungsi utama dari SIP adalah:

  1. Pembuatan sesi: SIP digunakan untuk membuat sesi komunikasi baru, seperti panggilan telepon atau konferensi video. Ini dilakukan dengan mengirimkan pesan INVITE dari satu perangkat ke perangkat lain.
  2. Pengaturan sesi: SIP digunakan untuk mengatur parameter sesi komunikasi, seperti codec audio yang digunakan atau resolusi video. Ini dilakukan dengan mengirimkan pesan SIP yang berbeda selama proses pembuatan sesi.
  3. Pemeliharaan sesi: SIP digunakan untuk memelihara sesi komunikasi yang sudah dibuat, seperti mengirimkan pesan “heartbeat” untuk memastikan bahwa sesi masih aktif.
  4. Pengakhiran sesi: SIP digunakan untuk mengakhiri sesi komunikasi yang sudah dibuat. Ini dilakukan dengan mengirimkan pesan BYE dari satu perangkat ke perangkat lain.
  5. Rute panggilan: SIP digunakan untuk menentukan rute panggilan dari satu perangkat ke perangkat lain. Ini dilakukan dengan menggunakan alamat IP atau nama pengguna yang ditentukan dalam pesan SIP.

SIP merupakan standar industri yang digunakan dalam komunikasi IP, seperti Voice over IP (VoIP), untuk mengatur, mengatur dan mengakhiri sesi komunikasi, seperti panggilan telepon dan konferensi video.

Asterisk

Asterisk adalah perangkat lunak PBX (Private Branch Exchange) yang dikembangkan oleh Digium. PBX adalah sistem telepon yang digunakan dalam jaringan telekomunikasi untuk mengatur dan mengatur panggilan telepon. Asterisk mengimplementasikan protokol telepon tradisional, seperti ISDN dan SS7, serta protokol telepon IP seperti SIP, IAX, dan H.323.

Asterisk dapat digunakan untuk membuat sistem telepon yang dapat digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengatur panggilan telepon internal dan eksternal. Fitur-fitur yang dapat ditambahkan melalui modul tambahan atau dikembangkan sendiri, seperti voicemail, panggilan antar gedung, panggilan pembatasan, panggilan konferensi, dll.

Asterisk juga dapat digunakan untuk membuat aplikasi komunikasi lain, seperti sistem panggilan masuk, sistem telemarketing, sistem panggilan keluar, dan lain-lain. Karena Asterisk dikembangkan dengan lisensi open-source, perangkat lunak ini dapat didownload dan digunakan secara gratis oleh siapa saja.

Asterisk sangat fleksibel dan dapat digunakan untuk membuat sistem telepon yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau organisasi, dan dapat dikembangkan sendiri sesuai kebutuhan. Dikarenakan itu banyak perusahaan atau organisasi yang menggunakan Asterisk sebagai solusi PBX.

Sejarah Asterisk

Sejarah Asterisk dimulai pada tahun 1999, ketika Mark Spencer, pendiri Digium, mulai mengembangkan perangkat lunak PBX yang dapat digunakan dengan kartu suara yang dibuat oleh Digium. Pada tahun 2000, Spencer mulai me-release versi awal dari Asterisk yang dapat digunakan secara gratis dan dengan lisensi open-source.

Pada tahun 2003, Digium merilis versi 1.0 dari Asterisk, yang menambahkan fitur-fitur baru seperti pengaturan sistem yang lebih baik, dukungan untuk protokol telepon IP seperti SIP dan H.323, dan dukungan untuk kartu suara Digium yang lebih baru.

Pada tahun 2004, Digium mulai menawarkan dukungan komersial dan pelatihan untuk Asterisk, yang membuatnya lebih mudah bagi perusahaan dan organisasi untuk menggunakan dan mengembangkan sistem telepon berbasis Asterisk.

Sejak saat itu, Asterisk terus dikembangkan dan ditingkatkan, dengan rilis versi baru yang menambahkan fitur-fitur baru dan dukungan untuk protokol telepon yang lebih baru. Versi terbaru dari Asterisk saat ini (Asterisk 20) diluncurkan pada tahun 2021 dengan fitur-fitur baru yang mencakup dukungan untuk WebRTC, pengaturan sistem yang lebih baik, dan banyak fitur-fitur lainnya.

Asterisk telah menjadi salah satu perangkat lunak PBX yang paling populer dan banyak digunakan di dunia, digunakan oleh perusahaan dan organisasi besar maupun kecil. Banyak perusahaan telekomunikasi dan vendor perangkat lunak telah mengembangkan solusi berbasis Asterisk yang ditawarkan kepada konsumen.

Cara install Asterisk

Cara install Asterisk tergantung pada sistem operasi yang digunakan. Namun, beberapa tahap umum yang harus dilakukan untuk menginstal Asterisk di sistem operasi Linux adalah sebagai berikut:

  1. Download dan ekstrak file sumber Asterisk.
  2. Buka terminal dan masuk ke direktori tempat file sumber Asterisk diekstrak.
  3. Jalankan perintah “./configure” untuk mengonfigurasi file sumber Asterisk sesuai dengan sistem operasi dan perangkat keras yang digunakan.
  4. Setelah konfigurasi selesai, jalankan perintah “make” untuk membuat file binary dari file sumber.
  5. Setelah proses pembuatan selesai, jalankan perintah “make install” untuk menginstal file binary ke sistem operasi.
  6. Jalankan perintah “make config” untuk mengenerate file konfigurasi yang dibutuhkan oleh Asterisk.
  7. Edit file konfigurasi yang diperlukan, seperti sip.conf dan extensions.conf, untuk mengonfigurasi sistem telepon yang diinginkan.
  8. Jalankan perintah “asterisk” untuk menjalankan server Asterisk.
  9. Anda dapat mengecek status server dan mengeksekusi perintah-perintah dengan menggunakan CLI (Command Line Interface) Asterisk dengan mengetik “asterisk -r” pada terminal.

Perlu diingat bahwa langkah-langkah ini hanya merupakan contoh umum dan dapat berbeda sesuai dengan sistem operasi yang digunakan. Sebaiknya melakukan riset dan membaca dokumentasi resmi sebelum melakukan installasi.

suntoro

Seorang pembelajar yang antusias terhadap ilmu di bidang teknologi informasi saat ini sedang belajar dalam bidang Network Security, fraud detections dan IT Audit. Sangat suka membuat tulisan tentang teknologi berbasis open source dan juga suka dunia pendidikan.