Top
Perangkat komunikasi pada jaringan komputer dan telepon (TLJ)
fade
621
post-template-default,single,single-post,postid-621,single-format-standard,eltd-core-1.0,flow-ver-1.0,eltd-smooth-scroll,eltd-smooth-page-transitions,ajax,eltd-blog-installed,page-template-blog-standard,eltd-header-standard,eltd-sticky-header-on-scroll-down-up,eltd-default-mobile-header,eltd-sticky-up-mobile-header,eltd-menu-item-first-level-bg-color,eltd-dropdown-default,wpb-js-composer js-comp-ver-4.9.2,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-700
Title

Perangkat komunikasi pada jaringan komputer dan telepon (TLJ)

perangkatjarkom

Perangkat komunikasi pada jaringan komputer dan telepon (TLJ)

Loading

Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat komputer yang terhubung satu sama lain untuk memungkinkan pertukaran data dan informasi. Jaringan komputer dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti:

  1. Berbagi sumber daya: Jaringan komputer dapat digunakan untuk berbagi sumber daya seperti printer, scanner, atau hard drive.
  2. Konektivitas: Jaringan komputer dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat komputer dari jarak jauh, sehingga memungkinkan akses ke data dan aplikasi dari mana saja.
  3. Kerja tim: Jaringan komputer dapat digunakan untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja tim dengan memungkinkan pertukaran data dan informasi antar anggota tim.
  4. Komunikasi: Jaringan komputer dapat digunakan untuk mengirim dan menerima pesan, email, atau panggilan suara.
  5. Akses internet: Jaringan komputer dapat digunakan untuk mengakses internet dan menjelajahi berbagai situs web.

Jaringan komputer dapat dibagi menjadi beberapa jenis, seperti jaringan lokal (LAN), jaringan wide area (WAN), jaringan global (GAN), dan jaringan internet (Internet). Setiap jenis jaringan komputer memiliki keunggulan dan keterbatasan masing-masing.

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah jaringan komputer dimulai pada tahun 1960-an, ketika pertama kali dikembangkan jaringan komputer yang digunakan untuk pertukaran data dan informasi antar perangkat komputer. Pada awalnya, jaringan komputer hanya digunakan oleh pemerintah dan industri besar, tetapi seiring berkembangnya teknologi, jaringan komputer mulai digunakan oleh organisasi dan individu.

Pada tahun 1969, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD) mengembangkan jaringan komputer yang dikenal sebagai ARPANET. Ini adalah jaringan komputer pertama yang menghubungkan komputer di universitas dan laboratorium penelitian. Pada tahun 1972, ARPANET menghubungkan 4 universitas di Amerika Serikat, yang kemudian menjadi dasar untuk jaringan komputer global yang dikenal sebagai Internet.

Pada tahun 1976, Robert Metcalfe mengembangkan teknologi jaringan komputer yang dikenal sebagai Ethernet. Ini menjadi standar industri untuk jaringan lokal (LAN) dan masih digunakan hingga saat ini.

Pada tahun 1981, IBM dan Cisco Systems memperkenalkan teknologi jaringan komputer yang dikenal sebagai Token Ring, yang kemudian menjadi standar industri untuk jaringan lokal (LAN) di perusahaan besar.

Pada tahun 1990-an, teknologi jaringan komputer berkembang pesat, dengan munculnya jaringan lokal nirkabel (WLAN), jaringan seluler, dan jaringan komputer yang digunakan dalam skala global (GAN).

Saat ini, jaringan komputer digunakan dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari jaringan lokal di rumah sampai jaringan global yang menghubungkan komputer di seluruh dunia melalui internet. Jaringan komputer telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari dan memainkan peran yang penting dalam pertumbuhan ekonomi dan peningkatan komunikasi dan kolaborasi.

Fungsi Jaringan Komputer Bagi Industri

Fungsi jaringan komputer bagi industri sangat banyak, diantaranya:

  1. Komunikasi: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk berkomunikasi dengan karyawan, pelanggan, dan mitra bisnis dari jarak jauh.
  2. Akses Data: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk mengakses dan berbagi data secara efisien, sehingga dapat mempercepat proses bisnis dan meningkatkan efisiensi.
  3. Remote Working: Jaringan komputer memungkinkan karyawan untuk bekerja dari jarak jauh, yang dapat meningkatkan fleksibilitas dan produktivitas perusahaan.
  4. Cloud Computing: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk mengakses dan menggunakan aplikasi dan layanan yang disediakan oleh pihak ketiga melalui internet, yang dapat mengurangi biaya IT dan meningkatkan efisiensi.
  5. E-Commerce: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk menjual produk dan jasa secara online, yang dapat meningkatkan jangkauan pasar dan pemasukan.
  6. Manajemen Data: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk mengelola data secara efisien dan meningkatkan keamanannya.
  7. Remote maintenance: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk melakukan pemeliharaan dan troubleshooting terhadap perangkat yang terhubung ke jaringan tanpa harus berada di lokasi fisik perangkat tersebut.
  8. Remote Control: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk mengontrol dan mengelola perangkat yang terhubung ke jaringan dari jarak jauh.
  9. Monitoring: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk melakukan monitoring terhadap kondisi jaringan dan perangkat yang terhubung ke jaringan.
  10. Backup: Jaringan komputer memungkinkan perusahaan untuk melakukan backup data secara otomatis dan memastikan data dapat di restore jika terjadi kerusakan atau kehilangan data.

Cara Membangun Jaringan Komputer

Cara membangun jaringan komputer bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

  1. Perencanaan: Langkah pertama dalam membangun jaringan komputer adalah merencanakan topologi jaringan, yang meliputi jumlah perangkat yang dibutuhkan, lokasi perangkat, dan konfigurasi jaringan.
  2. Pembelian perangkat: Langkah selanjutnya adalah membeli perangkat yang dibutuhkan untuk jaringan komputer, seperti router, switch, kabel, dan perangkat akses jaringan lainnya.
  3. Instalasi perangkat: Setelah perangkat dibeli, selanjutnya perangkat tersebut harus diinstal dan dikonfigurasi sesuai dengan rencana jaringan.
  4. Penghubungkan perangkat: Langkah selanjutnya adalah menghubungkan perangkat-perangkat yang telah diinstal menggunakan kabel atau wireless, sesuai dengan topologi jaringan yang telah ditentukan.
  5. Konfigurasi jaringan: Langkah terakhir adalah mengkonfigurasi jaringan dengan mengatur alamat IP, DNS, dan pengaturan jaringan lainnya sesuai dengan rencana jaringan.
  6. Tes dan troubleshoot: Setelah jaringan selesai dibangun, selanjutnya dilakukan pengujian dan troubleshoot untuk memastikan jaringan berfungsi dengan baik.
  7. Maintenance: Jaringan komputer perlu dijaga dan diperbarui agar tetap berfungsi dengan baik dan aman.

Perlu diingat bahwa proses membangun jaringan komputer ini dapat menjadi cukup kompleks dan memerlukan keahlian khusus dalam bidang jaringan komputer. Namun dengan panduan yang baik dan bimbingan dari profesional yang berpengalaman, Anda dapat menyelesaikan proses ini dengan sukses.

Perangkat Jaringan Komputer

Berikut adalah beberapa perangkat jaringan komputer yang umum digunakan dalam sebuah jaringan:

  1. Router: Perangkat ini digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan luar, seperti internet. Router juga digunakan untuk mengarahkan lalu lintas jaringan dan menentukan jalur terbaik untuk paket data.
  2. Switch: Perangkat ini digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat dalam jaringan lokal. Switch akan mengalirkan paket data ke perangkat yang dituju.
  3. Hub: Perangkat ini juga digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat dalam jaringan lokal. Namun, hub hanya digunakan untuk mengalirkan paket data ke semua perangkat yang terhubung.
  4. Modem: Perangkat ini digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital, sehingga dapat digunakan oleh perangkat jaringan. Modem digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan luar.
  5. Access Point: Perangkat ini digunakan untuk menghubungkan perangkat wireless ke jaringan lokal. Access point akan mengalirkan paket data dari perangkat wireless ke jaringan lokal.
  6. Firewall: Perangkat ini digunakan untuk melindungi jaringan dari serangan eksternal. Firewall akan memfilter paket data yang masuk dan keluar dari jaringan.
  7. Network Interface Card (NIC): Perangkat ini digunakan untuk menghubungkan perangkat komputer ke jaringan. NIC akan menerima dan mengirimkan paket data dari dan ke jaringan.
  8. Kabel: Kabel digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat jaringan. Beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer adalah kabel UTP, kabel fiber optik, dan kabel coaxial.

Perangkat-perangkat jaringan ini dapat digabungkan dengan cara yang berbeda-beda tergantung dari kebutuhan dan ukuran jaringan yang akan dibangun.

suntoro

Seorang pembelajar yang antusias terhadap ilmu di bidang teknologi informasi saat ini sedang belajar dalam bidang Network Security, fraud detections dan IT Audit. Sangat suka membuat tulisan tentang teknologi berbasis open source dan juga suka dunia pendidikan.